Kuliah Kerja Nyata atau yang lebih dikenal dengan nama KKN, bukan suatu hal yang asing lagi bagi mahasiswa jika mendengar kata tersebut. Kuliah Kerja Nyata tentunya menjadi suatu kegiatan wajib bagi mahasiswa semester 6 pada semua Universitas. Universitas Muhammadiyah Purwokerto menjadi salah satu Universitas yang mengadakan kegiatan wajib tersebut. Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang saat ini sedang dijalankan merupakan sebuah program alternatif dari KKN itu sendiri, atau bisa disebut dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) alternatif. Salah satu fakultas yang mengadakan KKN alternatif adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP). Ada tiga macam program yang ditawarkan pada KKN alternatif FKIP, salah satunya adalah Program Pendampingan Tugas Siswa SMP/SMA/SMK-Sederajat. Program ini menjadikan siswa sebagai sasaran dalam KKN alternatif FKIP.

Irfan Adi Zestian salah satumahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMP menjadi ketua bersama Non Wulandari dan Novitasari Sistyaningsih mahasiswa mendampingi beberapa siswa dari SMPN 1 Bobotsari Purbalingga dalam pembelajaran daring. Ketiganya mendampingi siswa dalam pengerjaan tugas dan pemberian materi menjadi program kerja utama mereka, dimana mereka memberikan pembelajaran dengan cara daring (dalam Jaringan). Pembelajaran bersifat daring ini tentunya memiliki tantangan tersendiri kepada kelompok mereka, yang mana mereka berperan menjadi seorang “kakak pendamping belajar” melakukan interaksi dengan siswa tanpa melalui tatap muka dan harus memaksimalkan kinerja agar siswa dapat dengan mudah menerima dan memahami materi. Kondisi pandemi ini sendiri yang melatarbelakangi dilakukan pendampingan tugas dan pemberian materi secara daring. Pelaksanaan pembelajaran secara daring acapkali berjalan tidak lancar, banyak rintangan yang mereka alami. Namun kelompok ini dapat mengatasinya dengan membuat sebuah program yang dapat meningkatkan daya pikir kreatif siswa, sehingga siswa tidak bosan hanya melakukan pembelajaran. Progam media kreatif mereka adakan dengan merealisasikannya sebuah materi yang telah mereka dapatkan pada saat KKN Alternatif FKIP.

Program media kreatif yang merujuk pada pembuatan poster, iklan, dan slogan sesuai dengan materi yang diterima pada saat pendampingan belajar kelas bahasa Indonesia. Siswa diberikan sebuah kebebasan untuk berkreasi dalam pembuatan media tersebut, sehingga siswa dapat melakukan kegiatan menyenangkan di tengah-tengah kejenuhan belajar secara daring. Poster menjadi pilihan sebagian besar siswa. Bermacam-macam alasan yang diungkapkan siswa dalam pembuatan poster, iklan, dan slogan tersebut.

“Menjadi pengingat agar kita lebih semangat dalam belajar pada saat-saat karantina Covid 19, Kak,” jelas salah satu siswa kepada mahasiswa tak lupa dengan menunjukan karya dari siswa tersebut. Sebuah poster bertemakan corona dibuat oleh salah satu siswa. Program media kreatif ini tentunya dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat siswa ke dalam sebuah gambar atau karya. Selain itu, program media kreatif tersebut dapat menjadi wadah bagi mereka untuk menyalurkan bakat yang mereka miliki dalam seni lukis dan gambar contohnya. Mahasiswa dibuat kagum oleh hasil karya siswa yang begitu menakjubkan. Karya para siswa mampu membentuk suatu karya seni yang luar biasa untuk usia yang dapat dibilang cukup belia. Para siswa juga telah memiliki daya pikiran dan wawasan yang cukup mengenai pembelajaran daring saat pandemi COVID-19 ini. Hal itu membuktikan bahwa mereka (siswa) tetap memiliki semangat yang tinggi untuk meraih pendidikan dan masa depan mereka di tengah-tengah pandemi COVID-19. (Mata 96)

You are here: Home Berita B3 (Berkreasi, Berkarya, dan Belajar) melalui KKN Alternatif Pendampingan Pembelajaran Daring

Pengunjung

337320
TodayToday15
This MonthThis Month4260
All DaysAll Days337320

Kontak Kami

logo fkipump
 
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Jl. Raya Dukuhwaluh PO BOX 202
Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas
Telp : (0281) 636751, 630463, ext. 134
Fax  : (0281) 637239