Gelar Karya Mahasiswa PPG UMP: Kreativitas dan Inovasi untuk Pendidikan Masa Depan


Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali mencatat prestasi gemilang dengan meraih kuota peserta terbanyak dalam program Piloting Tahap II Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan. UMP berhasil menduduki peringkat pertama di antara 78 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Indonesia, dengan jumlah peserta mencapai 2.526 orang.
Prestasi ini diikuti oleh Universitas Khairun Ternate yang berada di posisi kedua dengan kuota sebanyak 2.394 peserta, Universitas Palangka Raya di posisi ketiga dengan 2.160 peserta, Universitas Muhammadiyah Jakarta di posisi keempat dengan 2.130 peserta, dan Universitas Jambi di posisi kelima dengan 2.080 peserta.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP, Dr. Elly Hasan Sadeli, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini dan menyampaikan bahwa hal tersebut tidak terlepas dari upaya keras seluruh tim di FKIP UMP yang terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan guru di Indonesia.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Kuota yang diberikan kepada UMP menunjukkan bahwa kepercayaan pemerintah dan masyarakat terhadap kualitas pendidikan guru yang kami tawarkan sangat tinggi. Ini juga menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan yang kami berikan kepada para peserta PPG,” ujar Dr. Elly Hasan Sadeli saat temui di Purwokerto, Selasa (20/8/2024) sore.
Lebih lanjut, Dr. Elly menambahkan bahwa FKIP UMP akan terus berupaya untuk menjadi pelopor dalam pendidikan profesi guru yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman. Menurutnya, kesuksesan ini juga merupakan bukti bahwa UMP mampu bersaing di kancah nasional, sekaligus berkontribusi dalam mencetak tenaga pendidik yang kompeten dan profesional.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dalam proses pembelajaran dan pelatihan yang kami berikan kepada peserta PPG. Dengan dukungan seluruh sivitas akademika, kami yakin bahwa lulusan PPG dari UMP akan mampu menjadi pendidik yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan etika yang tinggi,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan UMP dalam meraih kuota terbanyak dalam Piloting Tahap II PPG Dalam Jabatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh LPTK di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan profesi guru, sehingga dapat mencetak tenaga pendidik yang unggul dan berdaya saing tinggi di era globalisasi.
“Dengan kuota terbesar ini, UMP semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di Indonesia yang berkomitmen penuh dalam mencetak guru-guru profesional yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” pungkasnya. (tgr)

PAUD Fair 2024 kembali digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (HMPS PGPAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dengan semangat memperkuat pengembangan minat dan bakat anak-anak usia dini. Acara yang berlangsung di Aula Syamsuhadi Irsyad, Gedung A.R Fachrudin UMP, Kamis (8/8/2024), diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah dan tingkat kompetisi.
Gyta Chelsilia Maheswari, Ketua Panitia PAUD Fair 2024, menjelaskan PAUD Fair 2024 kali ini menawarkan empat kategori perlombaan, yaitu Hafalan Surah dan Mewarnai untuk tingkat Barlingmascakep, serta Micro Teaching dan Poster Digital pada tingkat nasional.
“Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sebagai sarana untuk mengasah keterampilan dan kreativitas anak-anak sejak usia dini,” ungkapnya saat ditemui pada Jumat (9/8/2024).
Gyta juga menambahkan bahwa dewan juri dalam kompetisi ini terdiri dari dosen FKIP UMP serta alumni FKIP UMP, memastikan penilaian yang objektif dan profesional. Ia menyampaikan harapan besar dari terselenggaranya PAUD Fair 2024 ini.
“Harapannya, anak-anak usia dini mampu mengembangkan minat dan bakat mereka, sehingga tidak dipandang sebelah mata. Pendidikan usia dini adalah pondasi penting dalam membangun karakter yang unggul,” lanjutnya.
Mengusung tema “Mengukir Prestasi Menuju Generasi Rabbani Ekspresif,” PAUD Fair 2024 menekankan pentingnya menumbuhkan jiwa keislaman dan kreativitas pada anak-anak. Tema ini mengajak anak-anak untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka, dengan harapan dapat mencetak generasi yang berprestasi dan berkarakter.
Wakil Dekan III FKIP UMP, Dedy Irawan MPd menjelaskan, acara ini merupakan salah satu langkah konkret dari HMPS PGPAUD FKIP UMP dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia, serta memperkuat komitmen universitas dalam menciptakan generasi penerus yang unggul dan berakhlak mulia.(snt/tgr)
HMPS PG PAUD UMP Sukses Gelar Paud Fair 2024. (12, Agustus 2024). Diakses pada 13, Agustus 2024 dari artikel ilmiah: https://retizen.republika.co.id/posts/324325/hmps-pg-paud-ump-sukses-gelar-paud-fair-2024


Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan dengan memperoleh Hibah Revitalisasi LPTK Tahun 2024.
Hibah yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi ini memberikan dana sebesar Rp. 748.299.812 kepada Prodi PPG UMP, yang akan digunakan hingga akhir tahun 2024.
Penandatanganan kontrak program hibah ini dilaksanakan di Hotel Artotel Senayan pada Rabu, 31 Juli 2024. Acara tersebut dihadiri oleh 70 pimpinan perguruan tinggi dan ketua pelaksana program hibah.
Rektor UMP Assoc. Prof. Dr. Jebul Suroso bersama Ketua Program Studi PPG Agung Nugroho M.Pd., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dr. Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H., Pelaksana Tugas Direktorat Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek RI.
Agung Nugroho, Ketua Program Studi sekaligus Koordinator PPG FKIP UMP menjelaskan bahwa terdapat total 70 perguruan tinggi yang menerima hibah setelah lolos seleksi substantif dan verifikasi kelayakan. Menurutnya, penerima hibah dibagi menjadi dua klaster. Klaster 1 untuk LPTK baru yang belum memiliki program studi PPG dan Klaster 2 untuk LPTK yang sudah memiliki program studi PPG. PPG UMP termasuk dalam Klaster 2.
“Nantinya, tindak lanjut dari hibah ini adalah pengembangan laboratorium micro teaching FKIP serta peningkatan sertifikasi kompetensi bagi SDM yang terlibat secara langsung di PPG,” kata Agung Nugroho.
Dijelaskan bahwa program hibah revitalisasi LPTK tahun 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) di seluruh Indonesia. Dana hibah tersebut akan digunakan untuk berbagai program pengembangan, termasuk peningkatan fasilitas dan sertifikasi kompetensi tenaga pengajar.
Rektor UMP, Assoc. Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini dan berharap dana hibah dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di UMP.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Kemendikbudristek. Ini adalah langkah penting dalam upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak guru-guru profesional yang siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan,” ujar Dr. Jebul Suroso.
Program Studi PPG FKIP UMP Menangkan Hibah Revitalisasi LPTK 2024. (2024, Agustus 2024). Diakses pada Agustus 07, 2024 dari artikel ilmiah: https:www.portalsolo.com/analisisungaibengawansolo18672
