Siswa siswi BA ‘Aisyiyah 1 Bukateja Antusias Jelajahi UMP, Kenal Dunia Kampus Sejak Dini

PURWOKERTO – Suasana ceria dan penuh semangat terlihat saat puluhan anak didik BA ‘Aisyiyah 1 Bukateja mengunjungi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dalam kegiatan touring campus yang didampingi oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP. Kegiatan ini menjadi pengalaman edukatif yang berkesan bagi anak-anak usia dini untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi secara langsung, kegiatan dilaksanakan kamis (7/5) lalu.

Sejak kedatangan di kampus, rombongan peserta didik BA ‘Aisyiyah 1 Bukateja mendapatkan sambutan hangat dari jajaran FKIP UMP, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi PG PAUD, hingga mahasiswa yang turut mendampingi selama kegiatan berlangsung.

Kepala BA ‘Aisyiyah 1 Bukateja, Umul Fauziah, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan luar biasa yang diberikan UMP selama kunjungan berlangsung.

“Kami dari BA ‘Aisyiyah 1 Bukateja mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Muhammadiyah Purwokerto, terutama kepada Bapak/Ibu Dekan, Wakil Dekan FKIP UMP, Kaprodi PG PAUD, beserta seluruh mahasiswa yang telah mendampingi kami dan anak didik kami dalam kegiatan touring kampus UMP,” ujarnya senin (11/5) di purwokerto.

Ia menuturkan bahwa sejak awal kedatangan, anak-anak merasa nyaman meskipun berada di lingkungan yang baru. Antusiasme mereka terlihat sepanjang kegiatan, bahkan saat harus berjalan kaki mengelilingi beberapa lokasi di kampus.

“Anak-anak sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan ini. Walaupun mereka berjalan kaki, mereka tidak mengeluh karena begitu menikmati pengalaman baru ini,” tambahnya.

Menurut Umul, para mahasiswa pendamping juga menunjukkan kesabaran dan ketelatenan saat mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung.

“Mahasiswa pendamping dengan sabar melayani dan mendampingi peserta didik kami, menghadapi tingkah polah dan kelucuan mereka yang terkadang merepotkan. Kunjungan ini memberikan pengalaman luar biasa, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi kami para guru,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan tidak hanya diajak melihat ruang kelas di FKIP, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai fasilitas di sejumlah fakultas lain seperti Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), hingga UMP Tower.

“Sambutan dan pelayanan yang diberikan jauh lebih baik dari apa yang kami bayangkan. Kami mengira hanya akan diperlihatkan kelasnya saja, ternyata kami diajak masuk ke berbagai ruangan dan dikenalkan dengan banyak fasilitas kampus,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FKIP UMP menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi pengalaman pertama FKIP UMP menerima rombongan dari Bustanul Athfal (BA), sekaligus menjadi bukti bahwa kampus terbuka sebagai ruang belajar bagi semua jenjang pendidikan.

“Baru kali ini FKIP UMP menerima kunjungan dari BA. Namun pengalaman pertama ini menunjukkan bahwa FKIP terbuka terhadap kunjungan dari semua jenjang pendidikan, dari TK hingga perguruan tinggi, untuk tujuan pembelajaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kunjungan tersebut anak-anak diperkenalkan secara langsung pada aktivitas pembelajaran di perguruan tinggi agar tumbuh kecintaan terhadap ilmu sejak usia dini.

“Anak-anak hari ini belajar melalui pengalaman nyata tentang aktivitas pembelajaran orang dewasa di perguruan tinggi dengan berbagai fasilitasnya, dengan harapan mereka memiliki kecintaan terhadap ilmu dan semangat belajar sepanjang hayat,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen UMP dalam menghadirkan pengalaman pendidikan yang inklusif, inspiratif, dan menyenangkan bagi masyarakat, termasuk anak-anak usia dini. (Chy)

PBSI UMP Perluas Jejaring Akademik Lewat Kunjungan ke BIM University Bali

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melaksanakan kunjungan akademik ke BIM University Bali pada Rabu, 20 Mei 2026 lalu. Kunjungan yang dilaksanakan di Auditorium BIM University, Denpasar, Bali tersebut diisi dengan kegiatan Seminar Entrepreneurship dan studi banding yang diikuti oleh dosen serta mahasiswa PBSI FKIP UMP bersama Bali.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, mempererat hubungan antarlembaga pendidikan tinggi, serta memberikan pengalaman akademik secara langsung melalui kegiatan diskusi dan pertukaran informasi mengenai pengelolaan pendidikan di perguruan tinggi.

Acara diawali dengan sambutan dari Sekretaris BIM University Bali, Bapak Zaky Ridwan, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik dari PBSI FKIP UMP. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di era global.

“Kami menyambut baik kunjungan akademik dari PBSI FKIP UMP. Semoga kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran wawasan yang bermanfaat bagi kedua institusi, khususnya dalam pengembangan kompetensi mahasiswa,” ujar Zaky Ridwan saat menyambut rombongan PBSI UMP.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kaprodi PBSI FKIP UMP Akhmad Fauzan, M.Pd. yang menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari BIM University Bali serta harapan agar kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama akademik di masa mendatang.

“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa karena tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga mendapatkan wawasan baru mengenai dunia kewirausahaan, budaya akademik, dan jejaring antarkampus,” ungkap Akhmad Fauzan, M.Pd.

Pada sesi seminar, peserta mendapatkan materi dari Carnaval Rego Rio Sidabutar, S.Par., M.M. dari BIM University Bali yang membahas pentingnya entrepreneurship bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kreatif.

 Selain itu, Dr. Onok Yayang Pamungkas, M.Pd. dari PBSI Universitas Muhammadiyah Purwokerto turut memberikan materi mengenai pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan penguatan karakter akademik mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dunia pendidikan. 

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Selain seminar, mahasiswa PBSI FKIP UMP juga melaksanakan studi banding untuk memperoleh wawasan mengenai budaya akademik, sistem pembelajaran, serta pengembangan program di BIM University Bali.

Melalui kegiatan ini, Akhmad Fauzan M.Pd. selaku Kaprodi PBSI FKIP UMP berharap dapat meningkatkan kualitas. akademik mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring kerja sama dengan BIM University Bali dalam bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan kewirausahaan. (dya)

Dosen UMP Raih SINTA Score Tertinggi di PTMA

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Salah satu dosen terbaiknya, Prof. Dr. Sugeng Priyadi, tercatat sebagai dosen dengan SINTA Score tertinggi di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dengan capaian skor 48.656, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Diktilitbang Muhammadiyah.

Capaian ini menempatkan UMP di posisi teratas dalam daftar Top 20 Dosen PTMA dengan SINTA Score Tertinggi, mengungguli berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya di Indonesia. Prestasi tersebut menjadi indikator kuat atas konsistensi UMP dalam membangun budaya akademik yang unggul, khususnya dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.

SINTA (Science and Technology Index) sendiri merupakan sistem pengukuran kinerja akademik yang digunakan untuk menilai produktivitas riset dosen berdasarkan publikasi ilmiah, sitasi, jurnal terindeks, serta berbagai indikator akademik lainnya. Posisi puncak yang diraih UMP menunjukkan kekuatan institusi dalam membangun ekosistem riset yang produktif dan berkelanjutan.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMP, Prof. Dr. Sri Wahyuni, S.E., M.Si., QIA, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen jangka panjang universitas dalam memperkuat kualitas penelitian dosen.

“Prestasi ini bukan sekadar capaian individu, tetapi mencerminkan budaya akademik yang terus kami bangun di UMP. Kami mendorong dosen untuk aktif melakukan riset yang berdampak, menghasilkan publikasi berkualitas, serta memperluas jejaring akademik nasional maupun internasional,” ujarnya saat dikonfirmasi di Purwokerto, Jumat (22/5/26).

Menurutnya, capaian tersebut juga menjadi bukti bahwa perguruan tinggi di daerah mampu bersaing di level nasional jika memiliki komitmen kuat terhadap mutu akademik.

“UMP terus bertransformasi menjadi universitas riset yang produktif. Kami percaya bahwa kekuatan perguruan tinggi terletak pada kualitas intelektual para dosennya. Karena itu, penguatan riset menjadi salah satu prioritas utama kami,” tambahnya.

Prestasi Prof. Sugeng Priyadi sekaligus mempertegas posisi UMP sebagai salah satu PTMA dengan produktivitas akademik tertinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, universitas ini terus menunjukkan tren positif dalam publikasi ilmiah, peningkatan jumlah penelitian, hingga penguatan kolaborasi lintas institusi.

Keberhasilan ini juga sejalan dengan visi UMP untuk menjadi perguruan tinggi unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat, serta kemajuan bangsa.

Dengan capaian tersebut, UMP tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga menunjukkan bahwa ekosistem akademik Muhammadiyah terus berkembang menjadi kekuatan penting dalam peta pendidikan tinggi Indonesia.(tgr)