PG PAUD UMP Hadirkan Dosen BukSU Filipina, Bahas Implementasi Pendidikan Inklusi untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

PURWOKERTO – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto menggelar kegiatan International Guest Lecturer pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang F.04 itu menghadirkan akademisi dari Bukidnon State University (BukSU) Filipina, Jesse James G. Gellor Jr.

Kuliah tamu yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti mahasiswa PG PAUD dan PGSD. Tema yang diangkat berfokus pada implementasi program inklusi dalam pendidikan anak usia dini, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Kaprodi PG PAUD UMP, Dr. Labib Sajawandi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional UMP secara umum, dan secara khusus antara PG PAUD UMP dengan BukSU Filipina.

“Beliau kami datangkan karena memiliki kepakaran di bidang special education, khususnya pendidikan anak usia dini untuk anak berkebutuhan khusus. Program inklusi ini terus berkembang, sehingga kita perlu banyak belajar dari para ahli, termasuk dari Filipina,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kuliah tamu ini mahasiswa tidak hanya memahami implementasi pendidikan inklusi di Indonesia, tetapi juga mendapatkan perspektif global.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada mahasiswa PG PAUD dan PGSD tentang bagaimana implementasi program inklusi, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Filipina,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kerja Sama, Riset, dan Inovasi FKIP UMP, Feisal Aziez, Ph.D., menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam penguatan wawasan pendidikan.

Menurutnya, talkshow internasional seperti ini memiliki potensi besar untuk memperkaya pemahaman mahasiswa, terutama dalam isu-isu strategis pendidikan.

“Ini kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pakarnya. Silakan aktif bertanya dan berdiskusi sesuai fokus di bidang pendidikan, khususnya terkait pendidikan inklusi,” ungkapnya saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Jesse James G. Gellor Jr., seraya berharap mahasiswa dapat menyerap ilmu dan pengalaman yang dibagikan.

Kegiatan International Guest Lecturer ini menjadi bagian dari upaya FKIP UMP dalam memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas akademik mahasiswa melalui kolaborasi lintas negara. 

Pemenang Lomba Video Pendek & Poster Tingkat SMA/Sederajat

Buka Wawasan Pendidikan Internasional, Mahasiswa PBI UMP Nadia Nariswari Putri Ikuti Student Mobility di Malaysia.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Nadia Nariswari Putri, berhasil mengikuti Student Mobility Program di INTI International University, Malaysia, pada periode Januari hingga Mei 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pengembangan wawasan akademik serta peningkatan pengalaman internasional bagi mahasiswa.

Nadia mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang ia dapatkan. Menurutnya, pengalaman mengikuti program internasional tersebut membuka pandangan baru bahwa pendidikan tidak terbatas hanya di satu tempat.

“Alhamdulillah saya merasa sangat bersyukur dan bangga, karena ternyata pendidikan tidak terbatas di UMP saja. Saya juga senang bisa menjadi yang pertama dari PBI mengikuti program ini, dengan harapan bisa menjadi acuan bagi teman-teman atau adik tingkat yang nantinya ingin mengikuti program yang sama. Setidaknya saya bisa memberi gambaran dan motivasi untuk mencoba seleksinya,” ungkap Nadia.

Ia juga menuturkan bahwa mengikuti Student Mobility Program menjadi pengalaman berharga, terutama dalam belajar hidup mandiri di negara lain serta memperoleh perspektif baru dalam dunia pendidikan.

“Perkuliahan di Malaysia sangat berbeda, baik dari segi etika maupun materi. Motivasi mahasiswa juga tinggi sehingga mau tidak mau kita harus bisa mengimbangi, terutama saat diskusi di kelas,” jelasnya.

Selain itu, Nadia menilai pengalaman belajar di INTI International University dapat membuka peluang yang lebih luas bagi kariernya di masa depan. Lingkungan akademik internasional dinilai mampu menjadi bekal penting untuk pengembangan diri serta meningkatkan profesionalitas.

Dodi Siraj Mu’amar Zain, Ph.D. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMP turut menyampaikan apresiasi dan dukungan atas capaian mahasiswa yang mengikuti program internasional tersebut.

“Sebagai Ketua Program Studi, saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang saat ini mengikuti program student exchange di INTI International University, Malaysia. Partisipasi mahasiswa dalam program pertukaran pelajar internasional merupakan langkah strategis dalam memperluas wawasan akademik, meningkatkan pengalaman lintas budaya, serta memperkuat kompetensi global yang sangat dibutuhkan di era pendidikan yang semakin terhubung secara internasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa program tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan lingkungan akademik yang berbeda, memahami perspektif pendidikan global, serta mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan adaptasi dalam konteks multikultural.

“Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan untuk berkontribusi dalam komunitas global,” tambahnya.

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMP secara konsisten mendukung keterlibatan mahasiswa dalam berbagai program internasional, termasuk student exchange, kolaborasi akademik, dan kegiatan pembelajaran lintas negara. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk memberikan global exposure kepada mahasiswa sekaligus membangun daya saing lulusan yang kuat, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam perkembangan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional. (Chy)