
Kamis, 2 Juni 2022 bertempat di Auditorium Ukhuwah Islamiyah, Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengadakan Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Prof. Drs. Ahmad, M.Pd., Ph.D. sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto,
Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam acara ini. Diantaranya dari Perwakilan Majlis Diklitbang, Direktur Sumberdaya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, serta para Petinggi PTM Wilayah VI Jawa Tengah.
Prof. Ahmad, M.Pd., Ph.D dikukuhkan langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah.
Rektor memberikan sambutan “Selamat Kepada Prof. Drs. Ahmad, M.Pd., Ph.D. atas Gelar Guru Besar Pendidikan Matematika UMP, hal yang ingin saya sampaikan adalah pertama, sebagai Guru Besar semoga dapat memberikan keteladanan akademik kepada teman-teman dosen dan para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto, yang kedua adalah mencontohkan perilaku akademik agar keluarga Besar UMP mempunyai gambaran dalam mengatasi permasalahan akademik, dan yang ketiga yaitu guru adalah gelar tertinggi, namun yang termulia bagi kita adalah ketaqwaan kepada Allah SWT”
Pada acara pengukuhan ini, Prof. Drs. Ahmad, M.Pd., P.Hd. dalam sambutannya memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Prof. Drs. Ahmad, M.Pd., Ph.D. meniti karir hingga jabatan tertinggi yang selalu dinantikan segenap akademisi.
Beliau menyampaikan untaian pikiran terkait hasil pembelajaran yang ditemukannya mengenai Blended Learning Berbasis Smart Classroom Dalam Pembelajaran Matematika.
“Model pembelajaran Blended learning merupakan model pembelajaran yang memiliki segmen utama, yaitu antara sepenuhnya online jarak jauh dan sepenuhnya tatap muka program yang menggunakan sedikit atau tidak sumber daya berbasis internet.
Pembelajaran yang diterapkan oleh Prof. Ahmad memberikan kontribusi kebada mahasiswa dalam proses pembelajaran untuk memilih waktu dan tempat. Media yang digunakan dalampembelejaran tersebut adalah Smart Classroom yang dikemukakan secara interaktif misalnya berbentuk video presentasi disertai materi, tersedianya perangkat lunak, guru/dosen yang melaksanakan tugas pembelajaran sebagai fasilitator, dan yang terakhir bahan ajar dapat disimpan dalam system komputasi.
Pada dasarnya dalam proses belajar mengajar tidak lagi menggunakan buku teks secara manual akan tetapi menggunakan kecanggihan teknologi yang sudah semakin berkembang. Tidak ada lagi pembelajaran yang disibukan dengan cerita yang membosankan.