DI TENGAH PANDEMI COVID-19, PBSI FKIP UMP TETAP AKTIF MELAKSANAKAN ACARA BULAN BAHASA

DI TENGAH PANDEMI COVID-19, PBSI FKIP UMP TETAP AKTIF MELAKSANAKAN ACARA BULAN BAHASA

Maraknya pandemi covid-19 saat ini semakin tidak dapat dipredisikan. Wabah yang mulai menyerang Indonesia pada sekitar bulan Februari 2019 lalu, kini semakin menyebar luas di seluruh titik penjuru wilayah Indonesia. Adanya wabah tersebut sangat berpengaruh ke berbagai sektor, seperti perekonomian, transportasi, pariwisata dan juga pendidikan. Semua pembelajaran di berbagai daerah dianjurkan tetap dilaksanakan melalui daring (dalam jaringan) sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. Termasuk perkuliahan yang ada di Universitas Muhammadiyah Purwokerto juga menerapkan pembelajaran secara online. Meskipun demikian, mahasiswa tetap dapat aktif berkegiatan meskipun hanya melalui daring atau online. Mereka masih dapat memanfaatkan banyak waktu, meskipun tidak beraktivitas secara langsung di luar rumah. Seperti salah satunya, acara Bulan Bahasa yang diselenggarakan secara online oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS PBSI) yang bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Irvan Yulanda selaku ketua panitia mengatakan “Untuk mengadakan Bulan Bahasa yang terdiri dari tiga rangkaian acara yaitu Gerakan Cinta Bahasa dan Sastra wIndonesia (GCBSI), Webinar dan Olimpiade, panitia mempersiapkan kurang lebih dalam aktu dua bulan. Kami memaksimalkan waktu yang ada untuk terus berkoordinasi dengan prodi dan semua pihak yang berkaitan. Awalnya sempat tidak yakin, karena acara ini pertama kalinya dilaksanakan secara online. Tetapi alhamdulillah acara tersebut dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar”.

Acara yang dibuka pada tanggal 28 Oktober 2020 dan ditutup pada 11 Januari 2011 ini telah selesai dilaksanakan. Dengan runtutan acara yaitu GCBSI pada 28 Oktober 2020, Webinar 30 November 2020 dan terakhir Pengumuman Hasil Olimpiade Online pada 11 Januari 2021. Acara yang dilaksanakan dengan mengambil tema “Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai Paron Karakter Bnagsa di Era Krisis Lingual” ini cukup banyak diminati oleh berbagai kalangan. Terutama bagi orang-orang yang juga berkecimpung dalam dunia Bahasa dan juga sastra. “Meskipun pada rangkaian acara Olimpiade Online mengalai penurunan dari jumlah peserta tahun lalu, tetapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik” kata Aditya Mulawarman selaku PJ rangkaian acara Olimpiade Online.

“Pokoknya jadi panitia itu harus berani berkonsekunsi dan bertanggung jawab. Sebab tugas merupakan amanah yang perlu kita jalani dengan sebaik mungkin” pesan Irvan untuk rekan-rekan yang akan menjadi kepengurusan dan kepanitiaan selanjutnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *