Audit Kinerja PPG UMP, Rektor: Semoga PPG UMP semakin BAIK dan menjadi yang Terbaik

 

 

Audit Kinerja PPG UMP, Rektor: Semoga PPG UMP semakin BAIK dan menjadi yang Terbaik  

Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2019-2020 telah diaudit oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 05-07 April 2021. Pelaksanaan audit mendapat dukungan penuh dari segenap civitas akademik UMP. Kegiatan audit dihadiri langsung oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diketuai oleh Tri Sukmono Joko PBS dengan anggota Yusniar Marhaeni dan Wening Ros Indri Puji Saputro.

Kegiatan audit disambut dengan baik oleh Rektor UMP. Dalam sambutannya Rektor UMP menyampaikan “Selamat datang di UMP dan semoga kegiatan audit dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan yang terbaik”.

Kegiatan audit yang dilaksanakan selama tiga hari telah berjalan dengan baik. Hal tersebut disampaikan dalam Laporan Hasil Audit oleh Ketua Tim Audit Tri Sukmono Joko PBS kepada Rektor UMP “Beradasarkan hasil audit bahwa pelaksanaan audit PPG 2019-2020 berjalan baik dan sudah terlaksana dengan penuh tanggung jawab serta mendapat banyak masukan dari Guru, Dosen, dan Kepala Sekolah  terkait pelaksanaan PPG yang dikelola oleh GTK”.

Rektor menyampaikan “Berdasarkan hasil audit, semoga PPG UMP semakin BAIK dan menjadi yang Terbaik. Aamiin”.

PPG FKIP UMP RAIH KELULUSAN DENGAN PERINGKAT PERTAMA TINGKAT PTM & PERINGKAT KE EMPAT TINGKAT NASIONAL

PPG FKIP UMP RAIH KELULUSAN DENGAN PERINGKAT PERTAMA TINGKAT PTM  & PERINGKAT KE EMPAT TINGKAT NASIONAL

 

Senin, 22 Februari 2021 PPG FKIP UMP menggelar Angkat Sumpah Profesi dan Penyerahan Seritifikat yang diikuti sebanyak 416 Mahasiswa PPG yang telah dinyatakan lulus UKMPPG 2020. Acara yang meskipun dilaksanakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting ini akhirnya dapat berjalan dengan lancar.

Dalam sambutannya Wildan Nurul Fajar, M.Pd. selaku Ketua Pendidikan Profesi Guru (PPG) menyampaikan bahwa PPG FKIP UMP mendapat Peringkat ke-1 untuk persentase kelulusan tingkat PTM dan menduduki Peringkat ke-4 Tingkat Nasional. PPG yang dilaksanakan di tahun 2020 ini merupakan angkatan pertama yang menggunakan new model yang semuanya membutuhkan penyesuaian. Sejak awal mahasiswa memang hanya bertemu dalam ruang-ruang virtual saja dan tidak bertatap muka. Mengikuti situasi dan kondisi yang belum memungkinkan untuk melakukan Angkat Sumpah Profesi secara langsung, maka panitia hanya mengundang perwakilan mahasiswa saja. Tetapi untuk pengambilan sertifikat boleh secara langsung datang ke kampus dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep. menyampaikan “selamat kepada Mahasiswa yang akan diambil sumpahnya. Ini adalah proses terakhir dalam pelaksanaan PPG Dalam Jabatan, tetapi ini merupakan langkah awal bagi teman-teman untuk menjadi profesional. Jadilah guru yang BAIK. B (berkhidmat dan ingat selalu pada sumpah dan janji yang sudah diucapkan), A (akhlah mulia), I (inovasi), K (kolaboratif dengan membangun jaringan).

Bapak Hariyadi dan Ibu Dina selaku perwakilan mahasiswa menyampaikan kesan pesan bahwa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak/ ibu dosen yang sudah banyak memberikan arahan dan bimbingan kepada kami. Serta tidak perlu diragukan kembali perihal kecintaan kami terhadap UMP. PPG FKIP UMP begitu luar biasa, baik dari segi pelayanan maupun dalam pengajaran dosen-dosen yang begitu ramah.

HIMATIKA FKIP UMP MENYELENGGARAKAN LOMBA DESAIN GRAFIS SECARA VIRTUAL DENGAN PENUH SEMANGAT

HIMATIKA FKIP UMP MENYELENGGARAKAN LOMBA DESAIN GRAFIS SECARA VIRTUAL DENGAN PENUH SEMANGAT

Acara yang diselenggarakan untuk tetap bersinegri di tengah pandemi ini dilakukan di lingkungan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (HIMATIKA FKIP UMP).

Acara yang diselenggarakan dengan sasaran wajib bagi Mahasiswa Pendidikan Matematika angkatan 2020 serta dibuka juga untuk Mahasiswa Pendidikan Matematika Angkatan 2018 dan 2019.

Hariri selaku Ketua Umum HIMATIKA FKIP UMP menyampaikan bahwa ada beberapa tujuan dengan diadakannya acara tersebut yaitu meningkatkan kemampuan kreativitas Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam bidang desain grafis, untuk mengetahui Mahasiswa yang memiliki minat dan bakat di bidang desain grafis dan juga untuk meningkatkan kedekatan dengan Mahasiswa Baru Pendidikan Matematika Angkatan 2020.

Rangkaian acara yang dimulai sejak tanggal  01-03 Februari 2021 sebagai pendaftaran, kemudian tanggal 03 Februari 2021 Technical Meeting (TM), dilanjut 04-10 Februari 2021 Pembutan Desain bagi para peserta dan dikumpulkan pada 10 Februari 2021 serta hasil desain lomba desain yang diumumkan pada 13 Februari 2021.

Acara yang tetap dilakukan secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting untuk pembukaan, TM, dan pengumuman hasil lomba tersebut diikuti sebanyak 38 peserta dengan penuh semangat.

Harapannya untuk acara selanjutnya semoga dapat menjadi lebih baik lagi dan dapat menginspirasi untuk menjadi lebih kreatif lagi (kata Hariri).

PG PAUD FKIP UMP Gelar Webinar Dedikasi Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini

 PG PAUD FKIP UMP Gelar Webinar Dedikasi Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini

 

Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) menggelar acara Webinar dengan tema “Dedikasi Mahasiswa PG PAUD Sebagai Pendamping Masa Emas Anak”. Acara tersebut telah diselenggarakan pada 10 Februari 2021.

 

Acara yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting diikuti sebanyak 76 partisipan, yang terdiri dari Mahasiswa PG PAUD FKIP UMP dan Mahasiswa Umum.

 

Acara yang diselenggarakan atas dasar melihat kurangnya kesadaran akan masyarakat terhadap perkembangan anak usia dini terutama di masa pandemi ini, menjadi cukup memperihatinkan. Maka dari itu Himpunan Mahasiswa PG PAUD yang tentunya didukung oleh Program Studi telah berhasil mengadakan acara tersebut dengan baik.

 

Acara yang dibuka oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Saefurrohman, Ph. D ini juga berjalan dengan lancar. Hanya saja memang sempat terkendala sinyal sedikit pada pembicara saat Webinar berlangsung.

 

Semoga acara yang kami laksanakan memang dapat bermanfaat baik bagi orang tua maupun calon orang tua dengan memperhatikan enam aspek dalam perkembangan anak usia dini (kata Puspaningrum perwakilan HMPS PG PAUD).

 

 

HIMATIKA FKIP UMP TETAP SEMANGAT BERSINEGRI DI TENGAH PANDEMI

 

Maraknya pandemi yang masih terus berekliaran di seluruh penjuru Indonesia tidak menjadikan suatu penghalang untuk mahasiswa menjalankan sebuah kegiatan. Meskipun dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom cloud meeting. Peserta yang mengikuti juga dapat memenuhi ruang-ruang zoom. Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika yang biasa disebut HIMATIKA FKIP UMP ini melaksanakan kegiatan Seminar Kewirausahaan dengan tema “ Revolusi Karya Anak Bangsa di Era Pandemi dalam Berwirausaha”. Kegiatan dilaksanakan atas dasar untuk meningkatkan tali silaturahmi antar Mahasiswa Pendidikan Matematika di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan UMP. Dengan dilaksanakannya acara tersebut, harapannya dapat memberikan informasi mengenai peluang yang ada kepada mahasiswa dalam berwirausaha di era pandemi.

Sasaran dari acara Seminar Kewirausahaan tersebut ialah Mahasiswa Pendidikan Matematikan dan Mahasiswa Umum dari berbagai jurusan. Tujuannya adalah agar mahasiswa tetap termotivasi dalam melangsungkan usahanya. Acara tersebut telah dilaksanakan dengan baik pada tanggal 23 Januari 2021 dengan total peserta kurang lebih 150 Mahasiswa yaitu 70% Mahasiswa UMP dan 30% Mahasiswa dari kampus lain seperti Unsoed, UNY, UNS, Universitas Fajar Makassar, Universitas Masamus Marauke, Universitas Madiun, IAIN, Universitas Djuanda Bogor, dan lain sebagainya.  “Sejauh ini tidak ada kendala serius yang panitia jumpai dalam pelaksanaan acara tersebut” kata Diah selaku Ketua Panitia.

Diah juga menyampaikan bahwa acara Seminar Kewirausahaan tersebut merupakan acara seminar pertama yang diadakan oleh Departemen Kewirausahaan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika dengan pertama kalinya dilaksanakan secara daring atau online. Semangat yang luar biasa dari panitia dan koordinasi yang baik dengan  berbagai pihak yang membuat acara tersebut dapat berjalan dengan semestinya. Semoga acara ini dapat memberikan dampak yang positif dan bermanfaat untuk semua yang mengikuti. Harapannya juga acara ini dapat tetap ada untuk tahun selanjutnya dan bisa lebih baik lagi.

MAHASISWA UMP DENGAN SENANG HATI MENGIKUTI ‘KMP’

MAHASISWA UMP DENGAN SENANG HATI MENGIKUTI ‘KMP’

Kampus Mengajar Perintis yang biasa disebut KMP merupakan salah satu program dari kebijkan merdeka kampus belajar dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. KMP ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi Sekolah Dasar yang terkena dampak Covid-19 sehingga mahasiswa yang mengikuti program KMP harapannya dapat membantu para guru di sekolah yang terdampak Covid-19 dalam kegiatan pembelajaran. Mahasiswa yang mengikuti KMP tidak hanya mengajar, tetapi juga dengan senang hati membantu membimbing guru dalam bidang teknologi seperti memberikan bimbingan pemakaian aplikasi yang menunjang kegiatan daring dan juga mahasiswa membantu dalam administrasi sekolah serta guru.

Untuk sekolah yang dijadikan sasaran turut menysesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini.  Karena Covid-19 yang masih menyebar luas di Indonesia, maka Kemendikbud memperbolehkan mahasiswa yang mengikuti KMP dapat memilih sekolah di daerah sekitar masing-masing yang tidak jauh tetapi dengan syarat sekolah tersebut terakreditasinya B/C.

Namun setelah di laksanakan dengan memilih masing-masing sekolah karena pesertanya ada 2500 mahasiswa pastinya jika milih 1 SD maka akan ada 2500 SD yang menjadi sasaran.  Kemudian oleh Kemendikbud di perkecil jumlah SD dengan mengelompokkan berdasarkan kabupaten. Misalnya ada 4 SD saja dari kabupaten Banyumas. Dari 4 SD tersebut di isi oleh mahasiswa UMP dan mahasiswa di luar UMP yang domisilinya di kabupaten Banyumas. KMP ini dilaksanakan mulai 12 Oktober sampai 18 Desember 2020.

“Tidak hanya bantu administrasi sama ngajar saja, tetatpi juga membantu membenahi SD. Seperti membuat Taman Obat Keluarga, Mading, dan memberikan papan nama pada  tanaman serta nama latinnya juga. Sementara untuk pembelajaran masih tetap dilaksanakan secara daring” kata Sherlina Mahasiswa UMP yang mengikuti KMP di SD 1 Gancang.

DI TENGAH PANDEMI COVID-19, PBSI FKIP UMP TETAP AKTIF MELAKSANAKAN ACARA BULAN BAHASA

DI TENGAH PANDEMI COVID-19, PBSI FKIP UMP TETAP AKTIF MELAKSANAKAN ACARA BULAN BAHASA

Maraknya pandemi covid-19 saat ini semakin tidak dapat dipredisikan. Wabah yang mulai menyerang Indonesia pada sekitar bulan Februari 2019 lalu, kini semakin menyebar luas di seluruh titik penjuru wilayah Indonesia. Adanya wabah tersebut sangat berpengaruh ke berbagai sektor, seperti perekonomian, transportasi, pariwisata dan juga pendidikan. Semua pembelajaran di berbagai daerah dianjurkan tetap dilaksanakan melalui daring (dalam jaringan) sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. Termasuk perkuliahan yang ada di Universitas Muhammadiyah Purwokerto juga menerapkan pembelajaran secara online. Meskipun demikian, mahasiswa tetap dapat aktif berkegiatan meskipun hanya melalui daring atau online. Mereka masih dapat memanfaatkan banyak waktu, meskipun tidak beraktivitas secara langsung di luar rumah. Seperti salah satunya, acara Bulan Bahasa yang diselenggarakan secara online oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS PBSI) yang bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Irvan Yulanda selaku ketua panitia mengatakan “Untuk mengadakan Bulan Bahasa yang terdiri dari tiga rangkaian acara yaitu Gerakan Cinta Bahasa dan Sastra wIndonesia (GCBSI), Webinar dan Olimpiade, panitia mempersiapkan kurang lebih dalam aktu dua bulan. Kami memaksimalkan waktu yang ada untuk terus berkoordinasi dengan prodi dan semua pihak yang berkaitan. Awalnya sempat tidak yakin, karena acara ini pertama kalinya dilaksanakan secara online. Tetapi alhamdulillah acara tersebut dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar”.

Acara yang dibuka pada tanggal 28 Oktober 2020 dan ditutup pada 11 Januari 2011 ini telah selesai dilaksanakan. Dengan runtutan acara yaitu GCBSI pada 28 Oktober 2020, Webinar 30 November 2020 dan terakhir Pengumuman Hasil Olimpiade Online pada 11 Januari 2021. Acara yang dilaksanakan dengan mengambil tema “Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai Paron Karakter Bnagsa di Era Krisis Lingual” ini cukup banyak diminati oleh berbagai kalangan. Terutama bagi orang-orang yang juga berkecimpung dalam dunia Bahasa dan juga sastra. “Meskipun pada rangkaian acara Olimpiade Online mengalai penurunan dari jumlah peserta tahun lalu, tetapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik” kata Aditya Mulawarman selaku PJ rangkaian acara Olimpiade Online.

“Pokoknya jadi panitia itu harus berani berkonsekunsi dan bertanggung jawab. Sebab tugas merupakan amanah yang perlu kita jalani dengan sebaik mungkin” pesan Irvan untuk rekan-rekan yang akan menjadi kepengurusan dan kepanitiaan selanjutnya.

B3 (Berkreasi, Berkarya, dan Belajar) melalui KKN Alternatif Pendampingan Pembelajaran Daring

          Kuliah Kerja Nyata atau yang lebih dikenal dengan nama KKN, bukan suatu hal yang asing lagi bagi mahasiswa jika mendengar kata tersebut. Kuliah Kerja Nyata tentunya menjadi suatu kegiatan wajib bagi mahasiswa semester 6 pada semua Universitas. Universitas Muhammadiyah Purwokerto menjadi salah satu Universitas yang mengadakan kegiatan wajib tersebut. Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang saat ini sedang dijalankan merupakan sebuah program alternatif dari KKN itu sendiri, atau bisa disebut dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) alternatif. Salah satu fakultas yang mengadakan KKN alternatif adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP). Ada tiga macam program yang ditawarkan pada KKN alternatif FKIP, salah satunya adalah Program Pendampingan Tugas Siswa SMP/SMA/SMK-Sederajat. Program ini menjadikan siswa sebagai sasaran dalam KKN alternatif FKIP.

           Irfan Adi Zestian salah satumahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMP menjadi ketua bersama Non Wulandari dan Novitasari Sistyaningsih mahasiswa mendampingi beberapa siswa dari SMPN 1 Bobotsari Purbalingga dalam pembelajaran daring. Ketiganya mendampingi siswa dalam pengerjaan tugas dan pemberian materi menjadi program kerja utama mereka, dimana mereka memberikan pembelajaran dengan cara daring (dalam Jaringan). Pembelajaran bersifat daring ini tentunya memiliki tantangan tersendiri kepada kelompok mereka, yang mana mereka berperan menjadi seorang “kakak pendamping belajar” melakukan interaksi dengan siswa tanpa melalui tatap muka dan harus memaksimalkan kinerja agar siswa dapat dengan mudah menerima dan memahami materi. Kondisi pandemi ini sendiri yang melatarbelakangi dilakukan pendampingan tugas dan pemberian materi secara daring. Pelaksanaan pembelajaran secara daring acapkali berjalan tidak lancar, banyak rintangan yang mereka alami. Namun kelompok ini dapat mengatasinya dengan membuat sebuah program yang dapat meningkatkan daya pikir kreatif siswa, sehingga siswa tidak bosan hanya melakukan pembelajaran. Progam media kreatif mereka adakan dengan merealisasikannya sebuah materi yang telah mereka dapatkan pada saat KKN Alternatif FKIP.

Program media kreatif yang merujuk pada pembuatan poster, iklan, dan slogan sesuai dengan materi yang diterima pada saat pendampingan belajar kelas bahasa Indonesia. Siswa diberikan sebuah kebebasan untuk berkreasi dalam pembuatan media tersebut, sehingga siswa dapat melakukan kegiatan menyenangkan di tengah-tengah kejenuhan belajar secara daring. Poster menjadi pilihan sebagian besar siswa. Bermacam-macam alasan yang diungkapkan siswa dalam pembuatan poster, iklan, dan slogan tersebut.

“Menjadi pengingat agar kita lebih semangat dalam belajar pada saat-saat karantina Covid 19, Kak,” jelas salah satu siswa kepada mahasiswa tak lupa dengan menunjukan karya dari siswa tersebut. Sebuah poster bertemakan corona dibuat oleh salah satu siswa. Program media kreatif ini tentunya dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat siswa ke dalam sebuah gambar atau karya. Selain itu, program media kreatif tersebut dapat menjadi wadah bagi mereka untuk menyalurkan bakat yang mereka miliki dalam seni lukis dan gambar contohnya. Mahasiswa dibuat kagum oleh hasil karya siswa yang begitu menakjubkan. Karya para siswa mampu membentuk suatu karya seni yang luar biasa untuk usia yang dapat dibilang cukup belia. Para siswa juga telah memiliki daya pikiran dan wawasan yang cukup mengenai pembelajaran daring saat pandemi COVID-19 ini. Hal itu membuktikan bahwa mereka (siswa) tetap memiliki semangat yang tinggi untuk meraih pendidikan dan masa depan mereka di tengah-tengah pandemi COVID-19.